(KimiaAnalitik) Spektrofotometer Serapan Atom (SSA)-2#SaCaTa
Hi, readers! Kali ini dalam #NisaCampusTask akan membahas tentang spektrofotometri serapan atom (SSA), dimana alat instrument ini sangat umum digunakan dibidang industri, farmasi, dsb. Alat instrument ini biasa digunakan sebagai uji kuantitatif, namun juga bisa digunakan sebagai uji kualitatifnya. Uji kuantitatif biasa digunakan untuk mengetahui kadar logam dalam sampel yang diuji, sedangkan uji kualitatif biasa digunakan untuk mengetahui jenis logam apa yang terkandung dalam sampel yang dapat dilihat dari panjang gelombang yang digunakan. Yuk, kita pelajarin dasar dari alat instrumet ini. Semoga catatan ini bisa
bermanfaat untuk membantu yaaa..
Spektrofotometer serapan atom (SSA), bisa juga disebut AAS ( Atomic Absorption Spectroscopy)—suatu metode analisis
menggunakan alat instrumen, dimana adanya penyerapan sinar radiasi yang
dihasilkan oleh lampu katoda berongga dengan panjang gelombang tertentu yang diserap oleh atom pada sampel,
menyebabkan elektron pada atom sampel mengalami eksitasi dari energi yang
rendah ke energi yang lebih tinggi.
Prinsip :
Pengukuran berdasarkan serapan suatu sinar oleh suatu atom,
sinar yang tidak diserap, diteruskan, dan diubah menjadi sinyal
listrik. Atom-atom menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu, tergantung
sifat unsurnya. Dengan absorbsi cahaya, akan memperoleh lebih banyak energi,
sehingga suatu atom pada keadaan dasar dinaikkan energinya ke lebih tinggi
(tereksitasi). Sinar yang diserap disebut dengan absorbansi, sedangkan sinar
yang diteruskan disebut dengan emisi. Ada hubungan antara absorbansi dengan
konsentrasi yang diturunkan dari hukum Lambert-Beer,
dimana :
1. Hukum
Lambert
Bila suatu sumber sinar monokromatik melewati medium transparan, maka
intensitas sinar yang diteruskan berkurang dengan bertambahnya ketebalan medium
yang mengadsorpsi.
2. Hukum Beer
Intensitas sinar yang diteruskan
berkurang dengan bertambahnya konsentrasi spesi yang menyerap sinar
tersebut.
Penyerapan energi ada hubungannya dengan panjang gelombang yang
diturunkan dari hukum Planck, dimana energi
yang diserap sebanding dengan frekuensi radiasi dan berbanding terbalik dengan
panjang gelombang.
KOMPONEN PADA SSA
- Lampu Katoda Berongga, u/ sumber cahaya pada SSA yang memiliki masa pakai/ umur pemakaian selama 1000 jam. Gas pada pengisi lampu katoda adalah Ne, Ar, atau He dapat menghasilkan proses ionisasi. Lampu katoda pada unsur berbeda tergantung unsur yang akan diuji.
- Monokromator, u/ mengubah cahaya polikromatis menjadi monokromatis sebelum pemanasan sesuai panjang gelombang yang sudah ditentukan.
- Gas pembawa , u/ penyedia gas yang digunakan oleh AAS, diantaranya gas asetilen yang digunakan pada saat pembakaran.
- Kompressor, u/ mensuplai kebutuhan udara yang akan digunakan oleh AAS pada saat pembakaran atom.
- Ducting, u/ penyedot asap sisa pembakaran pada alat, agar tidak berbahaya untuk lingkungan.
- Atomizer/nebulizer, u/ mengubah sampel larutan menjadi partikel-partikel yang dibakar pada suhu tertentu akan mencapai atomnya, sehingga kadar logam dalam sampel dapat terukur.
- Pembuangan, u/ membuang sisa proses pengatomisasian agar tidak naik lagi, yang dapat mematikan proses pembakaran atom sampel.
- Monokromator, u/ menstabilkan panjang gelombang yang diinginkan setelah mengalami pemanasan.
- Detektor, u/ mendeteksi hasil pengukuran sampel sehingga dapat terbaca.
- Pembaca, u/ membaca hasil yang didapat dari detektor


Komentar
Posting Komentar